Membuat Buku Digital

Posted: Mei 27, 2015 in Tutorial

Dalam film Harry Potter tahun 2001, terdapat adegan koran dengan gambar yang bergerak didalamnya.Tidak perlu dipikirkan logikanya bagaimana hal itu bisa terjadi karena di dunia penyihir semuanya menjadi mungkin. Namun, dengan berbagai sajian multimedia interaktif yang Anda nikmati saat ini, tampaknya ide koran interaktif ala film Harry Potter bukanlah sesuatu yang diluar nalar lagi.
“Sihir” ala Harry Potter setidaknya dapat diwujudkan dalam dunia digital, tentunya hal ini memang mengagumkan. Bayangkan isi sebuah toko buku dapat tersimpan di dalam harddisk komputer Anda, jika buku-buku tersebut tersedia dalam format digital.

Dari cetak ke Digital
Buku digital atau e-book (elektronic book) sebenarnya bukanlah teknologi yang revolusioner. Saat orang mulai menggunakan komputer dan mengetik dengan aplikasi pengolah kata (yang jadul sekalipun seperti Wordstar pada tahun 1980-an) maka telah banyak teks, makalah, atau buku yang tersimpan dalam format digital. Hanya saja pendistribuannya masih tergantung pada penerbit dan media cetak untuk menjangkau masyarakat luas.

Namun dengan kehadiaran Internet yang membentang bak jaring laba-laba raksasa yang semakin lama semakin menjangkau banyak user, pendistribusian buku digital atau e-book menjadi sangat mudah.
Sebuah e-book bisa saja merupakan versi elektronik dari buku cetak yang sudah ada sebagai alternatif bagi pembaca, atau memang dibuat khusus untuk dibaca melalui komputer atau perangkat elektronik lainnya. Jumlah pembaca e-book pun meningkat dari tahun ketahun yang berkolerasi pula dengan peningkatan user smartphone, tablet, serta perangkat khusus electronic reader (e-reader) seperti Amazone Kindle atau PacketBook.

Format e-book
Aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word (.doc/ .docx) atau Open Office (..odt) merupakan contoh format file digital yang dapat didistribusiakan.
Namun, format file tersebut harus dibuka dengan menggunakan aplikasi pengolah kata yang mendukungnya. Dengan demikian memungkinkan isinya dapat diedit orang lain. Walaupun dapat diproteksi dengan password, tetapi cara tersebut kurang efektif jika tujuannya hanya untuk dibaca.
Diperlukan suatu format khusus yang read-only dan dibuka dengan aplikasi reader yang mendukungnya. Sebuah aplikasi reader tentu tidak serumit dan seberat aplikasi pengolah kata sehingga dapat di-install dan dijalankan dengan mudah tanpa terlalu membebani sistem.

Format e-book populer yang sudah dikenal lama adalah Portable Document Format (PDF) dengan ekstensi file.pdf. terdapat banyak aplikasi PDF reader, antara lain Adobe Reader dan Foxit Reader.
Namun saat ini, PDF bukanlah satu-satunya format e-book yang populer. Contoh format lainnya adalah DjVu dengan ekstensi file. djvu/ .djv. Utamanya, DjVu digunakan untuk menyimpan dokumen yang di-scan dengan rasio komprensi yang tinggi sehingga menghasilkan ukuran file yang relatif kecil.
Format populer lainnya adalah EPUB dengan ekstensi file .epub., lalu Kindle dengan ekstensi .azw3/ .azw/ .kf8, dan seterusnya. Beberapa diantaranya dapat mendukung audio dan video , meski saat ini penggunaan keduanya pada e-book belum populer. Salah satu pertimbangannya adalah soal ukuran yang harus diusahakan sekecil mungkin agar praktis saat didistribusikan.

Dengan banyaknya format e-book tidak jarang user terpaksa harus memiliki lebih dari satu aplikasi reader untuk membacanya. Jika anda mengalami masalah ini solusinya ialah dengan meng-install aplikasi reader yang mampu membaca berbagai format-format e-book yang Anda miliki.
Sebagai contoh, bagi user Windows dapat menggunakan aplikasi grartis Sumatra PDF (www.sumatrapdfreader.org) yang mendukung format PDF, EPUB, DjVu, Mobi, CHM, XPS, dan Comic Book (CBZ/CBR).

SUMBER

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s