Jangan Klik “Cewek Mabuk” di Facebook, Bisa Bikin Malu

Posted: Desember 18, 2014 in Berita
Tag:

Iming-iming video dengan adegan yang vulgar kembali jadi alat penyebaran malware melalui situs media sosial Facebook. Tautan video yang cukup mengundang keingintahuan tersebut pun sudah ramai beredar di jejaring sosial tersebut.
Keberadaan penyebaran program jahat itu disampaikan oleh perusahaan keamanan jaringan, Vaksincom, Sabtu (13/12/2014). Pancingannya adalah video dengan judul “Gadis Mabuk Setelah Pesta” dengan preview gambar video, seakan dari YouTube, yang menunjukkan seorang gadis mabuk dalam pose vulgar.

Malware ini sendiri tampaknya tidak akan membahayakan akun Facebook korbannya. Namun, menurut Alfons Tanujaya, analis Vaksincom, malware tersebut dapat membuat malu para korbannya.

Apabila terkena malware ini, akun Facebook korban secara otomatis akan melakukan posting gambar “gadis mabuk ini”. Tidak itu saja, posting tersebut akan di-tag ke teman-teman yang ada di akun Facebook korban.

“Hal yang sangat memalukan karena gambar yang ditampilkan cukup vulgar dan secara periodik malware ini akan melakukan posting sendiri di wall Facebook Anda,” ungkap Alfons.cewe mabuk

“Extension” berbahaya

Awalnya, malware “gadis mabuk” ini, kata Alfons, diperkirakan akan cepat menghilang dari Facebook. Tim keamanan Facebook biasanya akan bergerak cepat untuk menghapus program-program berbahaya di situs tersebut.

Anehnya, “gadis mabuk” ternyata tidak hilang juga setelah satu minggu. Menurut Alfons, biasanya 3 x 24 jam kasus seperti ini sudah selesai diatasi.

Posting pertama yang terdeteksi Vaksincom adalah tanggal 3 Desember 2014 dan anehnya sampai tanggal 10 Desember 2014, posting-an tersebut masih ‘eksis’,” ungkap Alfons.

Setelah melakukan serangkaian pengujian, Vaksincom akhirnya mendapatkan “rahasia kesaktian” dari malware tersebut. Ternyata, program jahat ini menggunakan Google Chrome Extension.

Hebatnya, kelihatannya extension Google Chrome ini memiliki lebih dari satu versi dan saat ini ekstensi yang beredar adalah versi kedua dengan nama “Atas Berita”.

Situs tersebut memiliki desain mirip dengan YouTube. Dalam situs ini, korban akan diminta untuk memasang sebuah plugin bernama “Atas Berita” untuk menonton video tersebut.

Nah, plugin “Atas Berita” inilah yang menjadi “penjahat utama” dalam kasus malware ini.
“Rupanya di sinilah rahasia kesaktian ‘gadis mabuk’ yang mampu melakukan posting menggunakan akun Facebook dari korbannya karena ekstensi ini memiliki hak untuk ‘membaca dan mengubah semua data Anda di situs web yang dikunjungi’,” tulis Alfons.
Cara paling mudah untuk terhindar dari masalah ini adalah dengan tidak mengklik tautan “gadis mabuk” di Facebook.
Cara lainnya adalah dengan menghapus ekstensi Atas Berita di Google Chrome.
“Karena itu, supaya akun FB Anda tidak dijadikan ajang selfie oleh ‘gadis mabuk’, segera uninstall ekstensi Chrome yang menjadi biang keladi tersebut,”

Kena Godaan “Gadis Mabuk” di Facebook, Ini Penangkalnya

Program jahat (malware) “gadis mabuk” telah beredar di Facebook sejak awal Desember 2014 lalu. Malware ini membuat jebakan berbentuk video dengan preview gambar video yang menunjukkan sebuah wanita dalam keadaan mabuk dengan pose vulgar.

Menurut pengamatan perusahaan keamanan jaringan, Vaksincom, malware ini terlihat sudah beredar di situs media sosial tersebut sejak 3 Desember 2014 lalu.

Hingga saat ini, Vaksincom menduga sudah ada lebih dari 2.000 akun pengguna yang terinfeksi program jahat tersebut.

Salah satu kunci keberhasilan dari malware ini, menurut Alfons Tanujaya, analis Vaksincom, adalah kecerdikannya menghindari penggunaan app Facebook sehingga tim keamanan tidak berdaya melakukan tindakan penghapusan malware.

Si penjahat cyber ini, menurut pengamatan Alfons, menggunakan sebuah teknik yang memanfaatkan ekstensi di Google Chrome.

Malware yang menyamar jadi ekstensi tersebut akan membuat akun Facebook korbannya melakukan auto-posting malware “gadis mabuk” di wall Facebook.

Jika terlanjur jadi korban, Vaksincom menyarankan untuk melakukan langkah-langkah ini:

1. Buka peramban Google Chrome.
2. Akses Chrome Extension dengan mengetik: chrome://extensions.
3. Cari ekstensi dengan nama “Atas Berita” atau ekstensi lain yang dianggap mencurigakan.
4. Klik gambar tempat sampah di sebelah kanan dan klik tombol Hapus pada kotak “Konfirmasi Penghapusan”.
5. Restart Google Chrome.

Setelah menjalankan langkah-langkah di atas, Vaksincom menyarankan bagi para korban untuk segera mengganti password akun Facebook.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s