Sudah Amankah Backup Anda?

Posted: November 4, 2010 in News, Tip dan Trik
Tag:


Kerusakan hard disk, kesalahan pengoperasian, dan virus merupakan bahaya yang selalu mengancam file-file Anda. Berikut ini akan CHIP tunjukkan berbagai opsi ideal untuk melindungi data Anda agar aman selamanya.

Pentingnya suatu file bia­sanya baru disadari jika file tersebut hilang atau rusak. Apalagi jika file tersebut adalah dokumen, foto, atau musik yang sangat penting dan hanya tersimpan pada  satu media penyimpanan. Apabila backup file tersebut tidak ada atau belum dibuat, Anda hanya bisa pasrah. Lain halnya bila Anda memiliki backup-nya. Cukup beberapa klik untuk merestore-nya, Anda pun bisa mengakses kembali file-file tersebut. CHIP tunjukkan, apa saja yang perlu diperhatikan pada data backup, jenis media mana yang tepat untuk kebutuhan Anda, dan bagaimana menyediakan backup otomatis secara nyaman.

Saat ini, ada ada empat jenis media back­up yang tergolong ideal dalam hal volume data, kecepatan, dan usia (daya tahan), antara lain hard disk eksternal, hard disk jaringan (NAS), keping Blu-ray, dan layanan online hard disk berbasis cloud. Prinsip utama yang perlu Anda ketahui dalam melakukan backup adalah sebuah backup data selalu merupakan copy dari file aslinya. Selain itu, semakin banyak dan lengkap metode backup yang digunakan, serta semakin sering backup dilakukan, semakin aman pula file-file Anda tersebut.

Untuk data pribadi, backup pada sebuah hard disk eks­ternal sudah relatif aman. Faktor lainnya adalah keteraturan backup. Sesering apa dilakukan ber­gantung pada seberapa sering ada file (data) baru atau terjadi perubahan pada file. Umumnya, backup mingguan sudah memadai untuk berbagai jenis file.

Metode yang lebih aman dan simpel disediakan oleh media NAS (Network Attached Storage). Setelah konfigurasi awal dan menghubungkannya ke jaringan, Anda tidak perlu lagi dipusingkan dengan rutinitas backup manual. Adapun keping Blu-ray dan online hard disk bisa Anda pilih sebagai media backup pelengkap.

Metode mana pun yang digunakan, cek ulang agar semua folder vital sudah tercakup dalam backup. Ini termasuk setiap folder yang berisi file-file penting atau personal. Sertakan juga data program, seperti library files Apple iTunes dalam folder “My Music\iTunes”. Data dan settings Mozilla Firefox dan Thunderbird bisa di-backup dengan software MozBackup (CHIP-DVD).

Faktor kecepatan: HD eksternal

Media paling populer untuk backup adalah hard disk eksternal. Model 2,5 inci sangat fleksibel, sementara model 3,5 inci lebih cocok untuk backup yang membutuhkan kapasitas besar. Harganya hampir sama dengan hard disk internal dan dengan koneksi USB dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat.

Namun, interface universal ini pula yang hingga kini menjadi kelemahan hard disk eksternal. Pasalnya, USB 2.0 yang saat ini digunakan sangat menghambat kecepatan hard disk. Hambatan ini sangat mengganggu jika Anda ingin memutar file video berukuran besar atau ingin membuat backup sistem sebelum meng-install dan mencoba sebuah software. Sebagai solusinya, pertimbangkan untuk menggunakan hard disk dengan interface USB 3.0 yang bisa mengimbangi kecepatan hard disk internal. Anda bisa menggunakan Buffalo Drive Station USB 3.0 (1 TB, sekitar US$ 120) yang kecepatan tulisnya bisa mecapai 42,39 MB/detik (pada port USB 2.0) atau 109 MB/detik (pada USB 3.0). Opsi lainnya adalah menggunakan hard disk eksternal eSATA (sekitar 85 MB/detik) yang sedikit lebih lambat dibanding Buffalo Drive Station USB 3.0 .

PC dengan slot PCIe kosong bisa mendukung standar USB 3.0 de­ngan meng­guna­kan upgrade card Buffalo IFC-PCI E2U3 (sekitar US$ 45). Pengguna notebook bisa menggunakan USB 3.0 controller (express card) tambahan, seperti Sharkoon USB 3.0 Express Card (sekitar US$ 30). Dukungan terhadap standar USB 3.0 secara masif pada PC/notebook baru dapat Anda rasakan mulai akhir tahun ini.
aman_small

Cara Melindungi File-file Rahasia Anda

Tool enkripsi TrueCrypt menyimpan file-file Anda dalam backup super aman yang nyaris tidak mungkin diakses orang lain.Tool enkripsi TrueCrypt menyimpan file-file Anda dalam backup super aman yang nyaris tidak mungkin diakses orang lain.

Agar tidak kehilangan data bila terjadi musiabh, pencurian atau kebakaran, Anda disarankan menyimpan backup pada hard disk eksternal atau Blu-ray di rumah teman atau meng-upload-nya ke jaringan cloud. File-file yang tidak boleh diakses orang lain dapat dienkripsi dengan menggunakan software TrueCrypt (CHIP-DVD).

MEMBUAT CONTAINER
Setalah meng-install TrueCrypt, start dan klik “Create Volume | Next” (2 kali). Pilih sebuah nama dan tambahkan akhiran “.tc” – dan folder tujuan untuk file container. Option-option enkripsi Anda biarkan seperti preset. Tetapkan ukuran file container agar dapat menampung semua file backup. Berikan sebuah password yang panjang dan aman, yang dapat Anda ingat untuk jangka panjang. Pada tampilan berikutnya, gerak­kan mouse beberapa detik lalu klik “Format”. Kini, container terenkripsi telah siap.

MENGGUNAKAN pengaman backup

Klik ganda pada file container untuk membukanya. Dalam daftar pilih sebuah huruf drive untuk mengontak container dan klik “Mount”. Setelah memasukkan password Anda dapat mengcopy file atau folder ke/dari container, memindahkan atau menghapusnya. Klik “Dismount” untuk menutup container. Kini tanpa khawatir Anda dapat menitipkan file container tersebut kepada teman.

Hard disk eksternal biasanya menye­dia­kan program backup. Alternatifnya, gunakan program Nero Back­ItUp & Burn yang termuat dalam paket Nero Multimedia Suite 10 versi trial (CHIP-DVD). Program ini bisanya digu­nakan untuk membuat image sistem.

Program lainnya, freeware Personal Backup lebih cocok untuk mem-backup hard disk eksternal. Penggunaannya relatif mudah. Pertama, pilih “Configure Task” pada window “Backup-Wizard”. Selanjutnya,  atur backup melalui tab “Task settings”. Apabila sudah sesuai dengan keinginan Anda, misalnya memilih hard disk eksternal sebagai tujuan backup, klik “Actions | Create desktop icon ..”

Perhatian: Sebelum memakai hard disk eksternal sebagai folder tujuan backup, tetapkan huruf drive permanen untuknya. Untuk itu, klik kanan “My Computer”, pilih “Manage | Disk Management”. Di sana, klik kanan lagi pada drive tersebut, pilih “Change Drive Letter and Paths …” dan pilih sebuah huruf yang tersedia agar hard disk tersebut selalu bisa diakses melalui path yang sama.

All-rounder:  Hard disk NAS
Ide NAS cukup sederhana, yaitu menghubungkan hard disk secara langsung ke semua PC yang juga terhubung dalam jaringan dengan bantuan router. Dengan demikian, setiap saat hard disk NAS tersedia di jaringan, bahkan dengan kecepatan cepat (pada gigabit LAN).

Konfigurasi hard disk RAID-1  (mirror) yang biasa digunakan NAS sangat berguna mengamankan data yang tersimpan di dalamnya  jika terjadi kerusakan hard disk. Selain untuk backup, hard disk NAS juga dapat melakukan proses streaming musik dan video ke TV atau media player dan menyediakan fasilitas sharing foto agar dapat diakses melalui Internet.

Salah satu NAS yang bisa Anda gunakan adalah LG N2R1 1 TB (2 hard disk). NAS LG N2R1  (berkisar US$ 300) ini dilengkapi dengan hard disk Hitachi Deskstar yang menawarkan perbandingan harga/performa menarik. NAS in juga memiliki DVD burner yang dapat dimaanfaatkan netbook tanpa optical drvie (melalui jaringan de­ngan fasilitas iSCSI).

Sebagai software backup dan restore da­ta, LG menyediakan Comnso Backup. Namun feature khusus, seperti akses console SSH atau modul tambahan yang dapat diinstall tidak tersedia. Feature semacam bisa Anda temukan pada NAS Synology DS710+ (2 hard disk 1 TB, sekitar US$ 550) atau QNAP TS-259 Pro (sekitar US$ 670).

Apabila backup otomatis telah berfungsi, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kerusakan hard disk yang menurut Kroll Ontrack merupakan penyebab 56% kasus hilangnya data. Konfigurasi­kan NAS agar bisa menyimpan file yang dihapus atau ditimpa pada PC untuk mengantisipasi salah hapus yang merupakan penye­bab 37% kasus hilangnya data.

Backup hanya aman dari virus (4%) dan bencana (2%), bila disimpan terpisah dari file asli dan tidak dapat diakses melalui network sharing untuk menghindari kerusakan data. Buatlah backup dari file-file penting Anda pada Blu-ray atau hard disk eksternal secara berkala dan bila perlu titipkan di rumah teman.

Blu-ray: Tidak dapat dihapus
Kapasitas simpan Blu-ray yang besar (25 atau 50 GB) cocok dipakai sebagai media backup pelengkap yang tahan lama. Kelebihan Blu-ray (BD-R) adalah tidak mudah dihapus, ditimpa, dan diubah. Verbatim bahkan mengkalim media BD-R-nya bisa awet hingga 12 tahun pada kondisi penyimpanan normal. Pada kondisi optimal (kering, suhu sejuk konstan, gelap, dan tidak terkena bahan perusak) bahkan dapat bertahan selama 50 tahun.

Backup dan Burn Nero BackItUp memudahkan Anda dalam melakukan proses backup file, termasuk backup partisi sistem.Backup dan Burn Nero BackItUp memudahkan Anda dalam melakukan proses backup file, termasuk backup partisi sistem.

Personal Backup Gunakan software backup ini  jika Anda sering melakukan backup data hard disk eksternal atau media eksternal lainnya.Personal Backup Gunakan software backup ini jika Anda sering melakukan backup data hard disk eksternal atau media eksternal lainnya.

Dengan demikian, BD-R adalah media ideal untuk backup dokumen, foto, dan musik yang telah Anda beli dengan harga mahal. Sebuah compressed image dari partisi sistem juga bisa disimpan pada keping BD-R 50 GB dengan bantuan program Nero BackItUp & Burn (CHIP-DVD).

Pengguna PC dapat menggunakan Blu-ray drive, misalnya LG BH08LS20 (sekitar US$ 150) sebagai perangkat backup ekonomis. Sekeping Blu-ray 25 GB (kecpatan 4x) harganya berkisar US$ 5. Burner LG dapat membakarnya dalam waktu 13 menit 17 detik. Keping Blu-ray dual-layer 50 GB (berkisar US$ 10) dapat dibakar selama kurang lebih 31 menit 49 detik.

Tersedia di seluruh dunia: Cloud
Akses Internet DSL yang cepat memungkinkan pengguna dapat menyimpan datanya di berbagai server cloud di Internet. Salah satu contohnya adalah layanan Google Mail  sebagai webmail dan Xmarks (www.xmarks.com) untuk menyimpan book­­mark browser. Keunggulan metode backup ini data pelanggan disimpan secara profesional dan dapat diakses dari setiap PC melalui Internet. Namun, upload file-nya relatif lambat sekitar 1 Mbps atau 0,125 MB/detik. Hard disk USB 2.0 yang lambat pun masih 200x lebih cepat de­ngan kecepatan minimal 25 MB/detik. Sebuah solusi menarik untuk mengatasi masalah ini dilakukan penyedia layanan cloud storage Dropbox. Software client-nya membuat suatu folder baru pada PC dan melakukan sinkronisasi isi folder de­ngan sistem cloud di latar belakang. Anda pun bisa mengakses file-file tersebut melalui http://www.dropbox.com. Pengguna gratis mendapat kapasitas penyimpanan 2 GB, sedangkan kapasitas penyimpanan 50 GB tarifnya US$ 9,99/bulan atau US$ 99/tahun. Sementara untuk 100 GB tarifnya US$ 19,99/bulan atau US$ 199/tahun.

Layanan cloud Windows Live SkyDrive lebih “royal” dalam hal kapasitas. Setelah mendaftar di http://www.live.com, pengguna akan mendapat jatah penyimpanan gratis 25 GB. Sayangnya, SkyDrive kurang cocok untuk menyimpan backup karena ukuran file maksimalnya 50 MB dan online hard disk-nya tidak bisa diintegrasikan sebagai local drive. Proses upload/download pun hanya bisa dilakukan melalui web interface atau software khusus yang tidak resmi, seperti SDExplorer (www.cloudstorageexplorer.com). Meskipun demikian, layanan Microsoft ini sangat cocok untuk Anda yang sering meng-upload foto dalam ukuran aslinya ke sebuah album online. Sebuah container berisi berbagai dokumen penting atau file musik favorit, yang dienkripsi TrueCrypt dan disimpan di dalam sistem cloud, bisa menjadi backup satu-satunya yang tersedia bila terjadi sesuatu pada PC Anda.

10 Tips Seputar Backup

Sebuah data backup hanya berguna, bila dalam kondisi darurat file-file yang dibutuhkan dapat dengan mudah di-restore.

1. Backup yang perlu saja
File-file tidak perlu, seperti program lama, foto atau video yang tidak berhasil membuat backup lambat dan tidak jelas – jadi singkirkan yang tidak perlu.

2. Backup secara reguler
Semakin singkat jarak antarbackup, semakin sedikit data yang berisiko hilang. Idealnya adalah backup yang start secara otomatis.

3. Backup berganda
Selain backup rutin, kadang Anda perlu juga membuat backup yang tahan lama agar selalu memiliki beberapa copy yang dapat digunakan.

4. Menyimpan versi lama
Untuk mengantisipasi salah hapus/timpa, simpan backup versi terdahulu.

5. Backup secara lengkap
Beberapa program menyimpan data-data penting dalam folder program atau di bawah “username\Application Data”. Misalnya, playlist media player.

6. Simpan di tempat terpisah
Pencurian atau kebakaran adalah bencana, tetapi Anda tidak harus kehilangan foto-foto keluarga. Jadi, titipkan juga backup Anda di rumah teman.

7. Backup sistem
Instalasi sistem operasi beserta semua driver dan program cukup menyita waktu. Oleh karena itu, buat juga image sistem operasi untuk berjaga-jaga.

8. Restore data yang fleksibel
Beberapa program backup menyimpan semua file dalam container khusus yang hanya dapat dibuka dengan program backup tersebut. Akan lebih baik jika Anda juga membuat copy file backup yang bebas diakses oleh program lainnya.

9. Menyimpan backup dengan benar
Media data optis yang berisi backup perlu Anda simpan di tempat yang sejuk dan kering. Paling baik masing-masing dalam jewel-case. Tulisi hanya dengan CD-marker.

10. Gunakan fasilitas “cloud” secara optimal
Biarkan e-mail tetap berada di server penyedia layanan mail Anda. Gunakan e-mail client untuk membuat local copies yang Anda backup bersama file-file lainnya.

Semoga Bermanfaat

Sumber Artikel : CHIP ONLINE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s