OPINI

 

 

 

Atheisme….

 

L = Sure, no problem, hmmm hmmm hmmm…

 

B = Kenapa orang yang tidak beragama atau tidak setuju

dengan agama disebut atheist? Bukankah dengan

demikian kita mengakui bahwa Tuhan yang betul hanya

yang disebut oleh mainstream agama yang ada, sedangkan

anda bilang semua agama adalah ciptaan manusia (Amien

to that), yang bikin saya bingung seolah-olah ada

banyak tuhan, Tuhan bagi agamaist dan Tuhan bagi

spiritualist.

 

Bukankah sedikit lebih fair kalau kita sebut manusia

yang tidak beragama sebagai non religion atau

unreligious atau sejenis itu. Saya selalu ngotot

(sambil mata melotot) just because anda tidak menganut

salah satu main stream agama, belum tentu anda tidak

percaya Tuhan atau Atheist.

 

L = Well, istilah “Atheisme” itu berasal dari Barat,

dan BUKAN dari Indonesia. Menurut pengertian saya,

atheist itu adalah orang yang TIDAK percaya kepada

Tuhan versi agama-agama, dan BUKAN tidak percaya

kepada Tuhan sebagaimana Tuhan itu sendiri.

 

Kita tahu bahwa ada banyak versi Tuhan. Tuhan versi

Islam is Tuhan yang gimana gituh, kayaknya TIDAK

PERNAH PUAS dan mau semua manusia itu bertekuk lutut

di bawah SYARIAH yang konon diciptakan oleh si Tuhan

itu demi kemuliaan dan keagungan dirinya, blah blah

blah…

 

Ada lagi Tuhan yang selalu berperang dengan Setan.

Nah, Tuhan yang berperang dengan Setan-Setan itu

adalah Tuhan versi Kristen. Konon, dunia ini dikuasai

oleh Setan dan pengikutnya sehingga sekarang para

pengikut Tuhan ini (disebut Umat Allah) HARUS berjuang

untuk menyelamatkan manusia-manusia yang SESAT di

dalam cengkeraman setan. Termasuk umat “Setan” disini

adalah yang mengikuti ajaran Islam, ajaran Hindu,

ajaran Buddha, blah blah blah…

 

Nah, cuma DUA AGAMA ini saja yang punya konsep Tuhan

atau Allah (Kristen dan Islam sama-sama menyebut Tuhan

sebagai “Allah”) sebagai sesuatu yang TIDAK PERNAH

PUAS, dan harus disembah-sembah sedemikian rupa agar

pengikutnya itu bisa memperoleh PAHALA berupa tiket

masuk ke Surga, hmmm hmmm hmmm…

 

Di Surga itu penuh susu, madu, dan bidadari (versi

Islam). Di Surga itu juga penuh dengan para malaikat

yang bernyanyi merdu memuji-muji si Allah dengan

lagu-lagu Surgawi yang gimana gituh (versi Kristen).

 

Tetapi, di luar kedua agama yang jelas berasal dari

Timur Tengah itu masih pula terdapat agama-agama lain.

Nah, orang-orang Timur Tengah itu TIDAK MAU mengakui

keabsahan agama-agama lain itu, makanya ada istilah

KAPIR. Anda itu termasuk orang “kapir” karena anda itu

orang Bali, hmmm hmmm hmmm… Orang India itu adalah

orang “kapir” karena percaya kepada Ganesha dan bukan

kepada Allah, hmmm hmmm hmmm… Orang Cina itu orang

kapir karena percaya kepada Nabi Lao Tzu, Nabi

Konghucu, dan berbagai nabi-nabi asli dari Cina yang

semuanya itu KAPIR menurut versi agama-agama Timur

Tengah itu.

 

Yang mengkapirkan semua orang lain itu adalah

agama-agama yang berasal dari Timur Tengah (Yahudi,

Kristen/Katolik, Islam). So, terimalah nasib anda

sebagai orang kapir yang TIDAK akan masuk ke Surga

versi Arab dimana ada banyak susu, madu, dan bidadari,

hmmm hmmm hmmm…

 

B = Okay .. kita tidak percaya dengan imaginasi Tuhan

dari mainstream agama yang kebanyakan berkiblat ke

bentuk manusia (Socrates), bagaimana dengan Tuhan

dalam bentuk Alam atau Nature atau Reiki atau juga

energy ataupun hanya change of reaction. Tul nggak

Bro ?

 

L = Menurut versi Islam dan Kristen, anda itu TERMASUK

pengikut syaiton karena memberhalakan alam. Semuanya

itu ciptaan Allah, karenanya anda WAJIB menyembah

Allah dengan mengucapkan la illah ha illah la, hmmm

hmmm hmmm…

 

Tiada tempat bagi pengakuan terhadap Alam Semesta

sebagai suatu mekanisme natural dimana manusia

merupakan bagian darinya. Segalanya itu MILIK ALLAH.

Agama itu MILIK ALLAH. Dan Allah itu memiliki agama

yang JELAS namanya adalah Islam, hmmm hmmm hmmm…

 

Di Kristen, kurang lebih seperti itu pula, kalau anda

mau hidup selaras dengan Alam Semesta itu BELUM CUKUP,

anda tetap harus menerima Allah seperti diajarkan oleh

gereja-gereja itu, hmmm hmmm hmmm…

 

B = Selama hidup saya (45 tahun + pajak dan komisi) di

Bali dan di Australia, saya tidak pernah bertemu

dengan atheist, setiap individu percaya dengan

sesuatu termasuk dirinya sendiri, karena kita bagian

dari Tuhan atau nature atau change reaction jadi….

 

L = Ya, memang begitu adanya. Saya pernah tinggal di

Amerika Serikat, dan saya tahu bahwa semua orang itu

percaya kepada sesuatu yang lebih tinggi dari dirinya.

Bisa dibilang HIGHER SELF (God),… tetapi ini adalah

Indonesia, suatu negeri yang PENUH SALAH KAPRAH.

 

Kalau anda tidak memeluk Islam, maka anda adalah orang

KAPIR. Kalau istri anda tidak berjilbab, maka dia akan

dipanggang di neraka zahanam versi Arab. Kalau dia

berjilbab, maka dia nanti akan MEMBLE di Surga

melihat

suaminya dilayani oleh bidadari-bidadari yang

telanjang bulat, hmmm hmmm hmmm… The zudul

is cappe dehh, tapi memang seperti itulah adanya.

Kita mau omong seperti apapun, begitulah

keadaannya sekarang

yang MEMANG sangat menyedihkan.

 

Anda lihat sendiri di milis Spiritual-Indonesia

<http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia>

juga ada yang menjajakan agama atau, dengan kata lain:

MENJUAL ALLAH. Dan disitu digambarkan bahwa si Allah

itu ingin agar manusia berjalan di JALAN ALLAH. Kalau

tidak mau berjalan di jalan Allah, maka akan masuk

neraka zahanam ketika si Allah itu akan ongkang-

ongkang kaki menikmati santapan susu, madu, dan

dilayani dengan para bidadarinya, hmmm hmmm hmmm…

 

Karenanya, saya menyarankan agar sering-seringlah anda

berbelanja di TOKO BUSANA MUSLIM untuk istri anda. At least itu akan

membuat istri anda menjadi wanita yang ke-mukmin-mukminan sehingga, semoga

saja, ke-KAPIR-an

di dirinya sedikit terobati. Jadi, kalau nanti sampai

di alam barzakh, dia juga akan bisa juga menjawab

pertanyaan oleh malaikat yang berbahasa ARAB.

 

Eh, saya lupa menuliskan bahwa setelah meninggal, kita

akan bertemu dengan malaikat-malaikat yang berbahasa

Arab. Tidak ada itu namanya malaikat berbahasa Bali.

Kalau malaikat berbahasa Bali, namanya sudah KELUAR

PAKEM. Dan, for your information, Allah itu benci pada

hal-hal yang keluar dari pakem, hmmm hmmm hmmm…

 

B = Yang paling konyol adalah mainstream agama yang

seolah-olah punya exclusive right untuk Tuhan jadi

bagi mereka yang tidak penganut salah satu mainstream

agama disebut Atheist DOUH!….

 

Yang jelas dan pasti adalah Karma Pahala atau disini

disingkat “Karma”. Hukum Karma, Karma = action + time

+ X + Y (-xy) + – reaction. Rumus karma saya yang baru

setuju nggak bro? Misalnya kita menanam pohon mangga,

kemungkinan kita akan memetik buah mangga lebih besar

dalam waktu yang cukup dan factor tanah dan air

dikurangi factor kambing tetangga sebelah diikat dekat

pohon mangga hhmm… hhmmm… hhmmm…

 

L = Yang ngomong soal KARMA adalah orang-orang

Atheist, dan itu KAPIR. Bertobatlah ! Bertobatlah !

Peluklah AGAMA ALLAH because Allah itu sungguh

mencintai dan akan memuliakan mereka yang memeluk

Agama Allah, hmmm hmmm hmmm…

 

B = Yang pokok bagi saya (saya, saya dan saya or aku

or ego) Atheist itu hampir tidak exist, sebab:

1. Bhinaeka tunggal ika tan hana Dharma mengrwa.

Different but still the One, there’s no two God.

2. Eko sat Wiprah Bahuda Wadhanti. There’s only one

but some wise arse call IT different names.

3. Eko narayanam na dwi tyo asti kaschit. IT is only

one not two, got it? Now get out of here… Itu salah

tiga proof bahwa Tuhan itu satu jadi tidak ada

atheism, hanya cara nama Tuhan yang agak beda.

 

L = Lha iya, memang begitu, tapi mana bisa kita

ngomong menggunakan rasio dengan mereka yang MABOK

ALLAH. Bagi mereka segalanya itu kapir, kecuali diri

mereka sendiri yang merasa memiliki Dunia dan Akhirat,

lengkap dengan TIKET MASUK SURGA.

 

Biar saja, it’s their RIGHT buat jualan Busana Muslim

dan bilang semua yang lainnya itu busana Kapir. Allah

itu mencintai orang Muslim dan membenci orang-orang

kapir, bertobatlah, bertobatlah, hmmm hmmm hmmm…

 

B = Tapi masalahnya semua itupun ditulis oleh manusia.

 

L = Segalanya itu DITULIS OLEH MANUSIA. Yang namanya

kitab suci berbentuk gelondongan jatuh gedebuk dari

langit hanyalah ada di imajinasi orang-orang agamis.

Semua kitab-kitab suci itu BUATAN MANUSIA. Segala

khayalan tentang Agama Allah itu BUATAN MANUSIA.

Segalanya itu buatan manusia. Memang iya, so what gitu

lho !

 

B = Okay.. I give up….

 

L = Don’t give up, teruskan saja apa yang anda sudah

mulai. Kalau bertemu dengan orang-orang yang merasa

memiliki tiket masuk surga yang penuh dengan susu,

madu, dan bidadari, UCAPKANLAH SELAMAT.

 

Ucapkanlah selamat bagi mereka yang dimuliakan oleh

Allah sehingga, maybe, anda akan kecipratan sedikit

berkatnya, hmmm hmmm hmmm…

 

B = Damai di hati, damai didunia, damai selalu (Shanti

Shanti Shanti)

 

L = Om Shanti Shanti Om

Sumber dari MILIS Tetangga sebelah

Tinggalkan Balasan